Dari hari Senin aku melihatnya, perempuan hitam yang kau tinggal sejak Minggu. Aku pernah, melihatnya tertawa bersama teman-temannya, mendengar ia bahagia sebab akan pulang sekolah bersama. Aku pernah melihat kalian berdua di kantin, kau setia menemani ia yang sakit perut. Melihat kamu memberi sebotol minuman pada kegiatan sekolah. Aku pernah, melihatmu meminjamkan baju hitam untuk kegiatannya diluar sekolah. Bahkan aku pernah, melihatmu membeli buah untuknya. Aku pernah, melihatmu lelah, lantas besoknya kau sakit dan tak sekolah, sebab mengantarkan dia kerumah. Aku pernah, melihatmu pulang malam mengantarkan dia, sebab acara sekolah yang sangat padat. Aku pernah, melihatmu bertengkar hebat di parkiran sekolah, tapi kau kalah, Tuan. Kau berbohong, dan itu terlihat dari matamu yang kau putarkan ke kiri. Aku pernah, melihat ia membanggakanmu kepada teman-temannya. Melihat ia menangis sebab rindu. Melihat ia berdoa, menyebut-nyebut namamu. Aku pernah, melihat ia jatuh tersungk...
Komentar
Posting Komentar